{"id":2396,"date":"2024-11-03T10:19:00","date_gmt":"2024-11-03T10:19:00","guid":{"rendered":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/?p=2396"},"modified":"2024-11-04T04:21:08","modified_gmt":"2024-11-04T04:21:08","slug":"satgas-siri-amankan-mantan-dirjen-perkeretaapian-sekaligus-ditetapkan-sebagai-tersangka-oleh-penyidik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/?p=2396","title":{"rendered":"Satgas SIRI Amankan Mantan Dirjen Perkeretaapian Sekaligus Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Penyidik"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-1024x682.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2397\" srcset=\"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-300x200.jpeg 300w, https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-768x512.jpeg 768w, https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/IMG-1730647745-2048x1365.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Kejaksaan Agung \u2013&nbsp;<\/strong>Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas SIRI) telah mengamankan Eks Dirjen Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan berinisial PB.&nbsp;Pengamanan ini dilakukan terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jalan kereta api Besitang \u2013 Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan yang terjadi pada tahun 2017 s.d. 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Satgas SIRI menjelaksan bahwasannya&nbsp;<strong>Sdr. PB&nbsp;<\/strong>telah&nbsp;masuk dalam daftar Tim Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS). Hal tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: PRINT-55\/F.2\/fd.2\/10\/2023 tanggal 4 Oktober 2023.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Satgas SIRI&nbsp; menambahkan bahwasannya pengamanan ini dilakukan pada Minggu 3 November 2024, sekitar pukul 12.55 WIB di Hotel Asri Sumedang Jl. Mayor Abdurrahman No. 255, Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Satgas SIRI&nbsp; menjelaskan terkait dengan kasus posisi yang menjerat&nbsp;<strong>Sdr. PB&nbsp;<\/strong>dalam perkara ini yaitu diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2017-2023, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Medan melaksanakan pembangunan jalan kereta api&nbsp;<em>Trans Sumatera Railways<\/em>&nbsp;yang salah satunya adalah Pembangunan Jalan Kereta Api Besitang \u2013 Langsa, yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh dengan anggaran pembangunan sebesar&nbsp;<strong>Rp1,3 triliun<\/strong>&nbsp;bersumber dari SBSN (Surat Berharga Syariah Negara);<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksanaan Pembangunan tersebut,&nbsp;<strong>Sdr. PB&nbsp;<\/strong>memerintahkan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA),&nbsp;<strong>Terdakwa Nur Setiawan Sidik<\/strong>&nbsp;(yang masih dalam proses persidangan) memecah pekerjaan kontruksi tersebut menjadi 11 paket, dan meminta kepada Kuasa Pengguna Anggaran (Sdr.&nbsp;NSS) agar memenangkan 8 (delapan) perusahaan dalam proses lelang;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian Ketua POKJA Pengadaan&nbsp;<strong>Terdakwa Rieki Meidi Yuwana<\/strong>&nbsp;(yang masih dalam proses persidangan) atas permintaan KPA (Sdr.&nbsp;NSS) melaksanakan lelang konstruksi tanpa dilengkapi dengan dokumen teknis pengadaan yang telah disetujui oleh pejabat teknis, dan pemilihan metode penilaian kualifikasi pengadaan bertentangan dengan regulasi pengadaan barang\/jasa;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pelaksanaan konstruksi diketahui bahwa pembangunan jalan kereta api Besitang \u2013 Langsa tidak didahului dengan studi kelayakan (FS), tidak terdapat dokumen Penetapan Trase Jalur Kereta Api yang dibuat oleh Menteri Perhubungan, serta KPA, PPK, Kontraktor, dan Konsultan Pengawas dengan sengaja memindahkan lokasi pembangunan jalur kereta api yang tidak sesuai dengan dokumen desain dan kelas jalan, sehingga Jalur Kereta Api Besitang \u2013 Langsa mengalami amblas (penurunan daya dukung tanah) sehingga tidak bisa berfungsi;<\/p>\n\n\n\n<p>Diketahui dalam proyek Pembangunan Jalur Kereta Api Besitang \u2013 Langsa&nbsp;<strong>Sdr. PB&nbsp;<\/strong>mendapatkan fee melalui PPK&nbsp;<strong>Terdakwa Akhmad Afif Setiawan<\/strong>&nbsp;(yang masih dalam proses persidangan) sebesar&nbsp;<strong>Rp1,2 miliar<\/strong>&nbsp;dan dari PT WTJ sebesar&nbsp;<strong>Rp1,4 miliar<\/strong>;<\/p>\n\n\n\n<p>Akibat perbuatan&nbsp;<strong>Sdr. PB<\/strong>&nbsp;tersebut menyebabkan pembangunan jalan kereta api Besitang \u2013 Langsa tidak dapat difungsikan (<em>total lost<\/em>) sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar&nbsp;<strong>Rp1.157.087.853.322<\/strong>&nbsp;(satu triliun seratus lima puluh tujuh milyar delapan puluh tujuh juta delapan ratus ima puluh tiga ribu tiga ratus dua puluh dua rupiah) berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara BPKP Nomor PE.03.03\/SR\/SP-464\/D5\/02\/2024 tanggal 13 Mei 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya berdasarkan alat bukti yang cukup, pada hari ini Minggu tanggal 03 November 2024 pukul 18.30 WIB,&nbsp;<strong>Sdr. PB<\/strong>&nbsp;ditetapkan sebagai&nbsp;<strong>Tersangka<\/strong>&nbsp;oleh Tim Penyidik pada JAM PIDSUS berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor Tap-62\/F.2\/Fd.2\/11\/2024 tanggal 03 Nopember 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Terhadap&nbsp;<strong>Tersangka PB&nbsp;<\/strong>dilakukan penahanan di Rumah Tanahan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan, berdasarkan Surat Perintah Penahanan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-52\/F.2\/Fd.2\/11\/2024 tanggal 03 November 2024.<\/p>\n\n\n\n<p>Tim Penyidik juga menjelaskan bahwasannya&nbsp;<strong>Tersangka PB&nbsp;<\/strong>disangkakan telah melanggar pasal&nbsp;<em>Primair&nbsp;<\/em>Pasal 2 Ayat (1)&nbsp;<em>jo<\/em>&nbsp;Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi&nbsp;<em>jo<\/em>.&nbsp;Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Subsidiair<\/em>&nbsp;Pasal 3&nbsp;<em>jo<\/em>. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi&nbsp;<em>jo.<\/em>&nbsp;Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kejaksaan Agung \u2013&nbsp;Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Satgas SIRI) telah mengamankan Eks Dirjen Perkeretaapian pada Kementerian Perhubungan berinisial PB.&nbsp;Pengamanan ini dilakukan terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jalan kereta api Besitang \u2013 Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan yang terjadi pada tahun 2017 s.d. 2023. Tim Satgas SIRI menjelaksan bahwasannya&nbsp;Sdr. PB&nbsp;telah&nbsp;masuk dalam daftar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2397,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-2396","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2396"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2396\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2398,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2396\/revisions\/2398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2397"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kejari-polewalimandar.kejaksaan.go.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}